Saturday, May 4, 2024

Gypsum untuk pertanian

 GYPSUM/CaSO4


Gipsum, juga dikenal sebagai kalsium sulfat dihidrat, sering digunakan di bidang pertanian untuk memperbaiki struktur tanah dan memiliki dampak yang tidak terlalu besar terhadap pH tanah, namun biasanya tidak meningkatkan pH tanah secara signifikan. Berikut pengaruh gipsum terhadap pH tanah:


pH Netral: Gypsum memiliki pH netral, artinya memiliki pH mendekati 7,0. Ketika ditambahkan ke tanah, tidak mempunyai efek asam atau basa pada pH tanah. Hal ini membedakannya dengan kapur (kalsium karbonat) yang biasa digunakan untuk menaikkan pH tanah dan mengurangi keasaman tanah.


memperbaiki Struktur Tanah: Gypsum dapat memperbaiki struktur tanah dengan mengurangi pemadatan pada tanah liat. Ketika diterapkan pada tanah liat yang berat, ini membantu memecah partikel tanah yang padat, memungkinkan infiltrasi air dan penetrasi akar yang lebih baik. perbaikan struktur tanah ini secara tidak langsung dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan tanaman dan penyerapan unsur hara.


Sedikit Penyesuaian pH: Meskipun gipsum sendiri bukan merupakan bahan yang dapat meningkatkan pH, gipsum dapat mempunyai pengaruh kecil terhadap pH tanah dalam keadaan tertentu. jika tanah Anda memiliki pH yang sangat tinggi (tanah basa), gipsum dapat mendorong pelepasan ion calcium berlebih dari tanah, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sedikit penurunan pH tanah. Namun, efek ini umumnya terbatas dan bukan merupakan alasan utama penggunaan gipsum.

#ph

Asam Amino

 Yuk kita mulai sedikit belajar pahami soal ASAM AMINO. 

Asam amino untuk tanaman itu adalah lengkap bukan hanya satu jenis asam amino. 

Kita sama2 tau dan sudah lama ada yg menggunakan MICIN. Nah kita bedah kandungan micin / MSG itu apa sich sebenarnya. 

MICIN / MSG itu sekara kandungan adalah natrium dan asam glutamat. Asam glutamat ini adalah salah satu bentuk asam amino. 

Alangkah baiknya bila asam amino kita berikan dalam bentuk lengkap ketimbang hanya satu jenis saja kannn... tapi saya kembalikan ke kawan2 semua sendiri. Mau pakai atau tidak micin itu hak masing2. Tapi kalau di NEW PERTANUSA saya akan keras melarang penggunaan MICIN. 


Cara membuat ASAM AMINO :

Bahan :

1. Ikan laut (terbaik karena secara kandungan), pelet ikan. Tepung ikan. 

2. Molase atau gula merah (lebih bagus gula merah tapi harga yg lumayan 🤭) 

3. Susu

4. Air untuk bahan kering atau penambahan kalau terasa kurang air. 

5. Biang mikroba untuk tambahan bahan kering. 

6. Air zurr


Cara membuat :

1. Ikan laut 1,5 kg dihaluskan. Kalau bentuk kering seperti pelet atau tepung ikan cukup 1 kg. 

2. Molase 1 liter atau 1 kg

3. Susu 100 gram / 100 ml yg cair. 

4. Air zur 50 ml

5. Aduk merata hingga adunan seperti bubur. 

6. Penambahan biang mikroba bebas dari yg diketahui. Mau pakai dari tanah dan akar bambu jg bagus. Atau dari air lele sebagai penambahan air sejaligus mikroba tambah bagus. 

7. Tutup wadah dengan kain atau dikasi lubang untuk pembuangan gas dan di tutup kain atau kapas juga bisa. 


Note : mau tambah bagus tambahin aja asam fulvat dan kalium humat 🤭🤭🤭


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 

#asamamino

Humat dalam kompos

Humat dalam Kompos

Berikut beberapa manfaat memasukkan humat ke dalam proses pengomposan:


Peningkatan Aktivitas Mikroba: Humate bermanfaat yang dapat meningkatkan aktivitas mikroba di tumpukan kompos. Mikroorganisme ini membantu memecah bahan organik dengan lebih efisien, sehingga mempercepat proses dekomposisi.


Peningkatan Kapasitas Tukar Kation (KTK): Humate memiliki KTK yang tinggi, yang berarti dapat menahan dan melepaskan nutrisi dengan lebih efektif. Ketika dimasukkan ke dalam kompos, hal ini dapat meningkatkan KTK kompos, sehingga meningkatkan kemampuannya dalam mempertahankan dan melepaskan unsur hara ke tanaman seiring berjalannya waktu.


Buffer pH: Humate dapat membantu menstabilkan pH bahan pengomposan. Hal ini dapat mencegah kompos menjadi terlalu asam atau terlalu basa, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi pertumbuhan mikroorganisme yang menguntungkan.


Memperbaiki Struktur Tanah: Humate dapat memperbaiki struktur tanah dengan mendorong pembentukan agregat yang stabil. Hal ini dapat meningkatkan aerasi tanah, infiltrasi air, dan penetrasi akar, sehingga menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.


Peningkatan Retensi Air: Humate dapat meningkatkan kapasitas kompos dan tanah menahan air. Hal ini dapat membantu menjaga kelembapan di zona akar dan mengurangi kebutuhan akan irigasi yang sering.


Penindasan penyakit: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa humate mungkin memiliki sifat menekan penyakit, sehingga mengurangi kemungkinan penyakit yang ditularkan melalui tanah pada tanaman.


Kesehatan Tanah Jangka Panjang: Penambahan humat ke dalam kompos dapat berkontribusi terhadap kesehatan tanah dalam jangka panjang dengan meningkatkan kandungan bahan organik dan ketersediaan unsur hara.

#kompos

Tuesday, April 30, 2024

Pay Djoe Blog's

 Assalamu'alaikum.. 

Salam kenal, saya Paydjoe dari Bandar Lampung. 

Seorang petani, blogger dan juga kuli 😀😀

Melalui blog gratisan ini saya ingin berbagi berbagai macam tips seputar pertanian. Semoga dengan sarana media ini bisa menjadi sarana terjadinya silaturahmi. 

W assalamu'alaikum


Salam Petani Organik

Gypsum untuk pertanian

 GYPSUM/CaSO4 Gipsum, juga dikenal sebagai kalsium sulfat dihidrat, sering digunakan di bidang pertanian untuk memperbaiki struktur tanah da...