Saturday, May 4, 2024

Humat dalam kompos

Humat dalam Kompos

Berikut beberapa manfaat memasukkan humat ke dalam proses pengomposan:


Peningkatan Aktivitas Mikroba: Humate bermanfaat yang dapat meningkatkan aktivitas mikroba di tumpukan kompos. Mikroorganisme ini membantu memecah bahan organik dengan lebih efisien, sehingga mempercepat proses dekomposisi.


Peningkatan Kapasitas Tukar Kation (KTK): Humate memiliki KTK yang tinggi, yang berarti dapat menahan dan melepaskan nutrisi dengan lebih efektif. Ketika dimasukkan ke dalam kompos, hal ini dapat meningkatkan KTK kompos, sehingga meningkatkan kemampuannya dalam mempertahankan dan melepaskan unsur hara ke tanaman seiring berjalannya waktu.


Buffer pH: Humate dapat membantu menstabilkan pH bahan pengomposan. Hal ini dapat mencegah kompos menjadi terlalu asam atau terlalu basa, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi pertumbuhan mikroorganisme yang menguntungkan.


Memperbaiki Struktur Tanah: Humate dapat memperbaiki struktur tanah dengan mendorong pembentukan agregat yang stabil. Hal ini dapat meningkatkan aerasi tanah, infiltrasi air, dan penetrasi akar, sehingga menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.


Peningkatan Retensi Air: Humate dapat meningkatkan kapasitas kompos dan tanah menahan air. Hal ini dapat membantu menjaga kelembapan di zona akar dan mengurangi kebutuhan akan irigasi yang sering.


Penindasan penyakit: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa humate mungkin memiliki sifat menekan penyakit, sehingga mengurangi kemungkinan penyakit yang ditularkan melalui tanah pada tanaman.


Kesehatan Tanah Jangka Panjang: Penambahan humat ke dalam kompos dapat berkontribusi terhadap kesehatan tanah dalam jangka panjang dengan meningkatkan kandungan bahan organik dan ketersediaan unsur hara.

#kompos

No comments:

Post a Comment

Gypsum untuk pertanian

 GYPSUM/CaSO4 Gipsum, juga dikenal sebagai kalsium sulfat dihidrat, sering digunakan di bidang pertanian untuk memperbaiki struktur tanah da...